
Siomay dan Batagor – Ibu Siti Aisiyah
Di usia 53 tahun, Ibu Siti Aisiyah membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk terus produktif. Bertempat tinggal di kawasan Muntilan, Magelang, beliau menekuni usaha berjualan siomay dan batagor. Usaha ini beliau rintis dengan penuh ketekunan untuk membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga dan biaya pendidikan putra-putrinya.
Ibu Siti telah menjadi anggota Koperasi GEMI selama lebih dari lima tahun. Awalnya, beliau bergabung untuk mencari tambahan biaya sekolah anak, namun dukungan tersebut justru memotivasi beliau untuk membuka usaha sendiri. Meski memulai dari nol dengan modal dan peralatan yang terbatas, Ibu Siti tidak menyerah. Beliau terus belajar menjaga cita rasa dagangannya agar selalu diminati oleh pelanggan.
Kerja keras tersebut kini membuahkan hasil. Usaha siomay dan batagor Ibu Siti yang dulunya kecil, sekarang sudah mulai dikenal luas. Selain melayani pembeli harian, beliau kini sering menerima pesanan dalam jumlah besar untuk berbagai acara dan instansi di sekitar Muntilan. Perkembangan ini membawa kemandirian ekonomi yang lebih baik bagi keluarga beliau.
Harapan Ibu Siti ke depannya adalah bisa mengembangkan jangkauan usahanya lebih luas lagi. Beliau ingin usahanya terus maju agar dapat memberikan manfaat, baik untuk keluarganya maupun untuk lingkungan sekitar. Kisah Ibu Siti menjadi teladan bahwa niat baik yang disertai usaha sungguh-sungguh akan membawa keberkahan dan perubahan nyata dalam hidup.



