fbpx

Author: Gemi Maal

Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

1.Waktu utama (afdhal) Waktu yang afdhal untuk menunaikan zakat fitrah adalah mulai dari terbit fajar pada hari ‘Idul Fitri hingga dekat waktu pelaksanaan shalat ‘Ied. Ibnu Umar radhiyallahu anhu berkata: “Nabi shallallahu alaihi wasallam memerintahkan untuk menunaikan (zakat fitrah) sebelum keluarnya orang-orang menuju shalat (Id).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Ibnu ’Abbas ra berkata: ”Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrhri sebelum shalat ’Ied, maka zakatnya diterima. Dan barangsiapa yang menunaikan setelah shalat ’Ied, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah, Syaikh al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). 2.Satu atau Dua hari sebelum...

Read More

Zakat Fitrah Dalam Bentuk Uang

Terdapat perbedaan pendapat mengenai boleh tidaknya mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk uang, yaitu: 1.Tidak boleh mengeluarkan dalam bentuk uang. Ini adalah pendapat Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, dan Imam Abu Dawud. Alasannya, syariat telah menyebutkan apa yang mesti dikeluarkan, sehingga tidak boleh menyelisihnya. Zakat sendiri juga tidak lepas dari nilai ibadah, maka yang seperti ini bentuknya harus mengikuti perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain itu, jika dengan uang maka akan membuka peluang untuk menentukan sendiri harganya. Menurut pendapat ini, menjadi lebih selamat jika meyelaraskan dengan apa yang disebut dalam hadits. An-Nawawi mengatakan, ”Nukilan-nukilan dari Imam asy-Syafi’i sepakat bahwa...

Read More

Zakat Fitrah

A. Makna Zakat Fitrah Makna zakat secara bahasa adalah bertambah atau meningkat (an-Namaa) dan juga dapat diartikan berkah (barakah), banyak kebaikan (katsrah al-khair) dan mensucikan (thathhir). Sedangkan makna zakat secara syar’i adalah: ”Nama harta tertentu, dikeluarkan dari harta tersebut dengan cara tertentu, dan diberikan kepada golongan tertentu.” (Ibrahim Al-Baijuri). Arti fitrah adalah merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan. Allah subhanahu wataala berfirman: ”Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Q.S. Ar-Rum:...

Read More

Pihak-pihak yang Berhak Menerima Zakat

Allah swt. berfirman, ”Sesungguhnya, zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan , Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.” (At-Taubah: 60) Berdasarkan ayat diatas, diketahuilah bahwa yang berhak menerima zakat ada delapan pihak: Orang Fakir Pengertian fakir adalah orang yang tidak memiliki kemampuan dan tidak sanggup mencukupi kebutuhan diri dan anak-anaknya. Baik itu kebutuhan makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, maupun yang lainnya. Orang Miskin Orang miskin adalah orang yang membutuhkan, tapi...

Read More

Pihak-pihak yang Berhak Menerima Zakat

Allah swt. berfirman, ”Sesungguhnya, zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan , Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.” (At-Taubah: 60) Berdasarkan ayat diatas, diketahuilah bahwa yang berhak menerima zakat ada delapan pihak: Orang Fakir Pengertian fakir adalah orang yang tidak memiliki kemampuan dan tidak sanggup mencukupi kebutuhan diri dan anak-anaknya. Baik itu kebutuhan makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, maupun yang lainnya. Orang Miskin Orang miskin adalah orang yang membutuhkan, tapi...

Read More