Bu Sapon Bukan Sekadar Pengumpul Rosok

Bu Sapon Bukan Sekadar Pengumpul Rosok

Adalah Bu Sapon yang bertempat tinggal di Dusun Cempluk RT 04 RW 15 Pacarejo Semanu Gunungkidul.

Ibu yang memiliki 1 anak ini sehari-hari membantu suaminya Pak Drimin untuk menekuni usaha jual beli barang bekas (rosok).  Sulitnya  mendapat pekerjaan dan memiliki modal usaha yang minim adalah alasan beliau menjalankan usaha ini.

Usaha yang dimulai sejak th 2006 ini awalnya menghasilkan sekitar Rp35.000 perhari karena hanya mampu menjangkau dusun sekitar tempat tinggalnya saja.

Pada tanggal 23 Februari 2015 Bu Sapon bergabung menjadi anggota GEMI, dan beliau mendapatkan pembiayaan pertamanya untuk menambah modal sebesar Rp 800.000. Pembiayaan awal tersebut ternyata sangat berpengaruh bagi beliau sehingga beliau bisa menambah penghasilanya mencapai Rp50.000 perhari. Sampai saat ini Bu Sapon mendapatkan pembiayaan dari GEMI hingga sebesar Rp 5.000.0000 untuk menambah modal usahanya,

Usaha beliau terus berkembang hingga dapat menjangkau wilayah lain seperti Wonosari, Siono, Logandeng dan Playen Gunungkidul. Rosok yang beliau dapatkan bisa langsung dijual pada pengepul yang bertempat di Baleharjo sehingga  tidak perlu ditampung di rumahnya.

Saat ini Bu Sapon dan suami mampu menambah penghasilanya mencapai Rp 150.000 perhari. Dan jika beruntung mendapatkan barang bekas yang masih bisa diperbaiki atau masih bisa digunakan kembali seperti sepeda dan  televisi, Bu Sapon bisa mendapatkan untung yang lumayan besar yaitu sekitar Rp 350.000 karena bisa dijual lagi pada pada tetangga atau orang lain untuk di gunakan kembali.

Niku (itu –red) bonuse pedagang rosok, Pak,” ungkapnya sambil tertawa.

 

Fasilitator : Wasgiyanto