Dari Padukuhan Pakelrejo, Piyaman, Wonosari, kita berjumpa dengan Bu Sumirah. Sebagai pedagang toko kelontong dan sayuran, beliau memang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Bu Sumirah merupakan anggota Koperasi GEMI Gunungkidul yang tergabung dalam Rembug Madep Mantep.

Bu Sumirah menekuni usaha jualan sayur semenjak bergabung menjadi anggota GEMI pada tahun 2008. Latar belakang kehidupan beliau adalah petani tadah hujan yang hanya mengandalkan curah hujan untuk irigasi sawahnya. Dalam cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, tentunya hasil pertanian beliau berkurang dari tahun ke tahun.

Untuk menambah penghasilan dan membantu perekonomian rumah tangga, beliau memulai usaha jual sayur di rumah. Kenapa memilih usaha ini karena beliau beralasan di daerah dimana beliau tinggal jarang yang berjualan sayuran di rumah, kebanyakan berkeliling menggunakan sepeda motor dengan waktu tertentu seperti di pagi hari saja. Jadi jika sewaktu-waktu warga ada yang membutuhkan sayur mayur langsung bisa ke lapak Bu Sumirah. Tidak hanya sayuran  saja yang beliau jual ada juga kebutuhan sehari hari para ibu rumah tangga seperti  minyak, gula, mie instan, teh, dll.

Pendapatan beliau perhari kalau ditotal bisa sekitar Rp 200.000,00 perhari. Pendapatan kotor tersebut biasanya beliau sisihkan untuk berbagai keperluan misalnya  untuk kulakan dan angsuran GEMI. Rembug Madep Mantep memiliki jadwal rembug setiap hari Senin. Maka beliau setiap hari selalu menyisihkan hasil jualan untuk angsuran GEMI.

Bu Sumirah termasuk generasi awal anggota GEMI di Gunungkidul. Beliau juga menyampaikan bahwa dulu beliau yang mencarikan anggota untuk pembentukan kelompok rembug beliau. Pinjaman yang beliau terima diawal menjadi anggota gemi adalah sebesar Rp 500.000,00 dan sekarang sudah mencapai Rp 5.000.000,00. Biasanya setelah mendapat pinjaman dari GEMI tidak seluruhnya digunakan untuk kulakan sayur untuk dijual, ada yang dipakai untuk kebutuhan mendesak, contohnya untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Selama menjadi anggota GEMI, Bu Sumirah mengaku senang karena angsuran di GEMI tidak memberatkan. Selama 11 tahun menjadi anggota GEMI, beliau tidak pernah memiliki masalah angsuran seperti menunggak dan lain-lain. Bahkan selama itu beliau tidak pernah ditanggung renteng oleh anggota lain dalam rembugnya.

Fasilitator : Hardiyo