Koperasi syariah selain menerima calon anggota pembiayaan yang datang langsung ke kantor koperasi syariah, juga proaktif dalam menjaring calon anggota pembiayaan. Hal ini dilakukan agar dana pembiayaan koperasi syariah berjalan aman dan menguntungkan. Selain itu, agar program pembiayaan ini dapat dikucurkan kepada pihak yang tepat sasaran dan memberikan dampak kesejahteraan.

Dalam menganalisa calon-calon anggota pembiayaan, koperasi syariah juga berprinsip kepada mekanisme 7P. Yang dimaksud dengan 7P ini adalah,

1) Personality

yaitu menilai nasabah dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya. Personality juga mencakup sikap, emosi, tingkah laku dan tindakan nasabah dalam menghadapi suatu masalah.

2) Party

yaitu mengklasifikasikan nasabah ke dalam klasifikasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas serta karakternya. Sehingga nasabah dapat digolongkan kegolongan tertentu dan akan mendapatkan fasilitas kredit yang berbeda pula dari bank.

3) Purpose

yaitu untuk mengetahui tujuan nasabah dalam mengambil kredit, termasuk jenis kredit yang diinginkan nasabah. Tujuan pengambilan kredit dapat bermacammacam apakah untuk modal kerja atau investasi, konsumtif atau produktif dan lain sebagainya.

4) Prospect

yaitu untuk menilai usaha nasabah dimasa yang akan datang apakah menguntungkan atau tidak, atau dengan kata lain mempunyai prospek atau sebaliknya. Hal ini penting mengingat jika suatu fasilitas kredit yang dibiayai tanpa mempunyai prospek, bukan hanya bank yang rugi tapi nasabah juga.

5) Payment

merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit yang telah diambil atau sumber mana saja dana untuk pengembalian kredit yang diperoleh. Semakin banyak sumber penghasilan debitur maka akan semakin baik. Sehingga jika salah satu usahanya merugi akan dapat ditutupi oleh sektor lainnya.

6) Profitability

untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba. Profitability diukur dari periode ke periode apakah akan tetap sama atau akan semakin meningkat, apalagi dengan tambahan kredit yang akan diperolehnya.

7) Protection

tujuannya adalah untuk menjaga agar usaha dan jaminan mendapatkan perlindungan. Perlindungan dapat berupa jaminan barang atau orang atau jaminan asuransi.

Itulah kriteria-kriteria yang dicari oleh pengelola koperasi syariah untuk mencari calon anggota pembiayaan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Jika dirasa anda memenuhi ketujuh kriteria tersebut, tidak ada salahnya untuk mencoba menawarkan diri sebagai calon anggota pembiayaan koperasi syariah.

 

Sumber : Kasmir. 2005. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta : Raja Grafindo.