Hari Sabtu (20/7), saya bersilaturahim ke rumah Mbah Mujinah. Mbah Mujinah adalah anggota GEMI Gunungkidul Rembug Menur yang terletak di Dusun Kedungpoh Lor, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar.

Mbah Mujinah sudah dua bulan tidak hadir Pertemuan Rembug Minggon. Beliau tidak hadir bukan karena malas, tetapi karena terkena penyakit stroke.

Dua bulan yang lalu, tiba-tiba Mbah Mujinah tidak bisa berjalan. Setelah diperiksa dokter, Mbah Mujinah didiagnosa terserang penyakit stroke. Sehingga Mbah Mujinah harus opname di rumah sakit selama beberapa hari.

Usia Mbah Mujinah kini sudah 70 an tahun. Beliau sudah menjadi anggota GEMI selama lebih dari sepuluh tahun. Saat menjadi anggota aktif di GEMI, suami beliau memiliki usaha jual beli kayu. Akan tetapi sekitar dua tahun lalu suaminya meninggal dunia karena sakit.

Walaupun sudah tidak punya pembiayaan di GEMI, beliau masih senang datang pertemuan Rembug Minggon setiap hari Rabu. Bahkan aktif di kegiatan Bank Sampah Menur. Dia sangat senang dan terkesan menjadi anggota GEMI. Mbah Mujinah juga rajin menabung, ketika Idul Fitri kemarin tabungan diambil dan digunakan untuk membeli cincin emas.

Pada saat sakit, temannya menyarankan untuk keluar dari anggota GEMI, tapi mbah Muji langsung menolak. Dia khawatir jika keluar dari keanggotaan GEMI dia tidak bisa menabung sehingga kalau Idul Fitri tidak ada pemasukan dan juga tidak bisa aktif lagi di Bank Sampah Menur.

Selama dua bulan ini Mbah Mujinah keluar masuk rumah sakit untuk berobat dan terapi. Alhamdulillah usaha Mbah Mujinah ada hasilnya, sekarang beliau sudah bisa duduk sendiri dan tangannya sudah bisa digerakkan.

Kami doakan semoga Allah menghilangkan semua penyakitnya,menghilangkan rasa sakitnya dan bisa sehat kembali dan bisa aktif kembali di Rembug GEMI dan Bank Sampah Menur. Aaamiiin…


 

sumber cerita : Umdatul Qoriah (Manajer GEMI Gunungkidul)