Dalam mengawali dan mengembangkan usaha, diperlukan kreativitas untuk melihat peluang. Barang di sekitar rumah bisa menjadi barang usaha baru jika dikreasikan sebaik mungkin. Jalan berwirausaha tidak pernah mulus, akan selalu ada hambatan dan kesulitan. Modal, ide usaha, marketing, dan lain sebagainya.

Ibu Sudarmi (34 th) mengatasi kurangnya modal dalam usaha dengan bergabung bersama Koperasi GEMI. Beliau mengajukan pembiayaan berkala, menggunakannya sebagai modal dan pengembangan usaha. Wanita yang telah menjadi anggota GEMI selama 10 tahun ini mengaku pembiayaan dari GEMI dapat cair dengan cepat dan pengembaliannya juga mudah.

Usaha beliau baru-baru ini adalah pembuatan hiasan bunga dari plastik kresek bekas. Dengan mengambil manfaat dari sampah yang diolah, beliau mengikuti pelatihan kreatifitas yang diadakan Koperasi GEMI. Tak disangka, pembuatan hiasan bunga ini justru bisa menjadi pemasukan baru bagi Ibu Sudarmi. Satu rangkaian bunga dihargai mulai 50rb hingga 100rb.

Lain cerita dengan Ibu Sutinah, yang membantu suaminya dalam pengelolaan bisnis madu. Meski baru bergabung bersama GEMI 2 tahun yang lalu, pembiayaan dari Koperasi GEMI sangat menguntungkan dan menenangkan, menurut beliau. Dalam pengelolaan bisnis madu, Ibu berusia 55 tahun ini mengambil pembiayaan dari GEMI untuk kemudian dijadikan sebagai uang pengembangan usaha bersama sang suami.

Kedua ibu hebat dari Gunung Kidul ini memberi kita inspirasi bahwa perempuan juga bisa berdaya. Melihat peluang dan kesempatan, merupakan salah satu cara untuk mengembangkan usaha dan menambah pemasukan keluarga.

 

Ada banyak manfaat bergabung dengan Koperasi GEMI. Anda berminat? Silakan hubungi kontak kami di (0274) 383766 atau langsung ke kantor kami di Jalan Veteran 57 Warungboto Umbulharjo Yogyakarta 55164.

(li.)